sekali lagi aku menenggak minuman coklat yg telah aku buat.
bersandar ditengah dinginnya hujan yg membasahi ibukota, dan sekali lagi aku berpikir ulang, tentang "apakah" atau lebih tepatnya "siapa" aku dimata kamu, aku pernah sekali tenggelam dalam lamunan matamu, kau menjurus kepadaku seakan hendak berbicara padaku.
Tapi apa yg ku dapat? hanya bayang punggungmu yg nampak. terasa gejolak dalam diriku akan dirimu. Tapi bahkan, untuk menunjukkannya saja kau merasa tidak mampu.
Apalah aku ini?
seteguk... dua teguk..
Aku mulai berpikir untuk melupakanmu saja. Aku rasa aku tidak bisa menyimpan rasa ini selamanya.
Sedangkan disana, kamu mengenalku saja tidak. Untuk sekedar tahu namaku atau ingat wajahku saja kamu tidak. Lalu apa lagi yg harus aku harapkan darimu?
Jumat, 13 Februari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)