Aku sadar aku hanya bisa melihat kamu dari kejauhan.
Kamu terlihat dekat tapi ternyata jauh. Tidak asing bagiku tapi kau tak mengenalku.
Kita memang satu iman kepercayaan, tapi kita bukanlah satu. Gereja hanya media utk mempetemukan kita, tidak! aku yg bertemu denganmu, memandangmu, tanpa bisa kau sadar diriku ada di sekitarmu.
Aku selalu berharap kamu dapat melihatku, dan minggu lalu keinginanku itu tercapai. KAMU MELIRIKKU. walau hanya 2 detik. 2 detik dalam hidupmu kamu habiskan utk melirikku. Berlebihan?
Aku rasa tidak :p aku sudah terlanjur menyukaimu, bahkan merencanakan bagaimana kita kelak, apa yg harus kita lakukan, bagaimana kencan2 yg akan kita jalani. HANYA KITA!
Apapun yg terjadi kedepannya, aku sudah cukup bahagia bisa melihat sosokmu yg selalu aku rindukan dimasa sekarang ini. Melihatmu, menunggu kamu utk curi-curi pandang kepadaku, atau hanya berada dalam satu atap yg sama denganmu.
Andai kamu tau, cinta itu emang buta, buta dalam melihat dan buta dalam berpikir. Aku tidak habis pikir mengapa aku begitu menggilaimu, berharap kamu akan datang padaku dan berkata : "hei, boleh kita kenalan." atau hanya bilang "hai."
It's enough to me. Aku sudah cukup bahagia dengan ini semua, saat kamu bisa melirikku tanpa senyuman atau ketika aku bisa duduk di 1 bangku setelahmu. Takdir Tuhan siapa yg tahu ?? :)
Minggu, 04 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar